5 Cara Aman Memberikan Pinjaman Karyawan

  • Whatsapp
5-Cara-Aman-Memberikan-Pinjaman-Karyawan
Foto dari Canva

Dalam dunia bisnis, ada banyak aspek yang harus Anda perhatikan dan salah satunya adalah karyawan. Memberikan fasilitas lengkap dan kenyamanan bagi karyawan tentu sudah menjadi tugas dari pebisnis. Lalu, bagaimana jadinya dengan pinjaman karyawan? Apakah ini menjadi salah satu jenis fasilitas yang juga harus diberikan atau tidak?

Pinjaman untuk Karyawan

Pada dasarnya pinjaman untuk karyawan memang seringkali dibutuhkan. Sebagai pebisnis, Anda mungkin bisa memberikan fasilitas pinjaman ini namun dengan regulasi yang tepat. Jika tidak dipikirkan secara matang maka bisa saja pinjaman tersebut justru akan merugikan bisnis Anda. Berikut ini adalah 5 cara aman yang bisa dilakukan saat memberi pinjaman bagi karyawan:

1. Berikan Beberapa Pilihan Tipe Pinjaman

Sebagai bos, Anda punya hak untuk menyediakan beberapa tipe pinjaman. Tentunya ini akan menguntungkan karyawan Anda yang akan meminjam uang. Sama halnya seperti ketika Anda akan mengajukan pinjaman. Ada beberapa program pinjaman yang bisa dijadikan pilihan sesuai kebutuhan.

Jelaskan kepada karyawan Anda apa saja jenis pinjaman yang bisa mereka ajukan. Jangan pernah menganggap bahwa pinjaman karyawan ini sama saja dengan pinjaman uang antar teman. Harus ada regulasi yang jelas sehingga Anda bisa memberi penawaran beberapa tipe pinjaman yang berbeda. Izinkan karyawan memilih mana jenis pinjaman yang paling sesuai kebutuhan mereka.

2. Pantau Performa Karyawan

Sebelum mengabulkan permohonan pinjaman karyawan, pantau dulu performanya. Sebaiknya jangan asal memberikan pinjaman kepada setiap karyawan. Berikan pinjaman hanya kepada karyawan yang memiliki performa baik, rajin, dan selalu tepat waktu ketika bekerja.

Pinjaman ini bisa saja menjadi sebuah reward bagi para karyawan, di samping reward lain tentunya. Kemudahan mengajukan pinjaman ini akan membuat karyawan Anda berlomba untuk menunjukkan performa kerja terbaik. Hal ini tentu akan menguntungkan diri Anda sebagai pemilik bisnis.

3. Tetapkan Aturan yang Jelas

Cobalah untuk membuat aturan pinjaman karyawan yang jelas. Ingat, telah disebutkan sebelumnya bahwa harus ada regulasi atau aturan yang pasti dari kegiatan pinjam meminjam uang ini. Tidak boleh karyawan meminjam uang kepada pimpinannya seperti sistem utang piutang antar teman.

Jika tidak ada kejelasan aturan maka diri Anda sendiri yang akan merasa kesulitan di kemudian hari. Sebaliknya, saat ada aturan yang jelas maka peminjaman uang ini justru akan menguntungkan bagi pihak Anda maupun karyawan. Buatlah aturan yang ketat namun juga bersifat fleksibel serta harus menguntungkan dua pihak baik kreditur maupun debitur.

4. Berikan Kemudahan Angsuran

Anda juga bisa menawarkan kemudahan angsuran bagi karyawan. Misalnya saja dengan menggunakan sistem potongan gaji untuk membayar cicilan. Cara ini biasanya sangat disukai oleh karyawan karena mereka bisa membayar cicilan perlahan-lahan setelah menerima gaji. Buat aturan yang jelas, berapa banyak gaji yang harus dipotong untuk membayar angsuran pinjaman tadi.

5. Berlakukan Sistem Sanksi

Jangan ragu untuk memberlakukan sistem sanksi dalam perjanjian utang piutang ini. Jika karyawan melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan dan tidak membayar angsuran sesuai perjanjian maka Anda berhak memberi sanksi atau hukuman. Sanksi ini harus bisa memberikan efek jera sehingga karyawan Anda akan kembali mematuhi aturan dan membayar angsuran sesuai perjanjian.

Itulah tadi 5 cara aman memberikan pinjaman karyawan. Anda juga bisa memberlakukan sistem P2P lending ketika ada karyawan yang butuh pinjaman uang. P2P lending adalah sebuah sistem investasi dimana Anda meminjamkan uang kepada pihak peminjam. Nantinya lewat investasi ini Anda bisa dapat nilai imbal hasil yang lebih memuaskan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *